Rabu, 28 Desember 2011

Drama


Ketika Iblis Menikahi Seorang Perempuan
Dari sebuah cerita rakyat Firenze. Berdasarkan karya Nicolo Machiavelli
Disadur ke dalam drama Sebebas-bebasnya Oleh: T. Arief

Nicholo Machiavelli, lahir di Fiorentina pada 1469. Ketika itu Itali masih berbentu negara kota. Beliau tumbuh dikalangan borjuis. Mengabdi pada keluarga Medici. Machiavelli dikenal melalui bukunya Il Principe. Dengan zargon, menghalalkan segala cara, dia dikenal sebagai “nabinya” para penguasa yang diktator.
Beliau tutup mata pada tahun 1527.
Buku yang ditulisnya:
1. Discources
2. Il Principe
3. Art of war
4. La Mandragola

Sinopsis
Apa jadinya bila semua pria di neraka mengeluhkan keluhan yang sama, dan terdengar unik?
Yang pasti, konon tak ada yang bisa seenaknya mengeluarkan pendapat di sana.
Namun begitulah, yang terjadi adalah sebaliknya, neraka tiba-tiba dapat berlaku arif dan adil dalam menimbang alasan pada manusia. Machiavelli bercerita dengan segenap ironi dan dengan satirenya.

Adalah Belfagor, yang dulu, ketika sebelum menjadi setan adalah malaikat yang paling baik, menjadi proyek eksperimental pengisi neraka.
Demokratis sekali penguasa neraka, ketika menunjuk Belfagor untuk menjadi seorang utusan dalam mengemban tugas berat.

Dengan sebuah misi, Belfagor di hidupkan oleh Machavelli sebagai setan pemaaf, penakut. Jauh dari karakter bawaan. Dan begitu pulalah, akhir cerita rakyat ini. dan (dengan segala sikap yang seharusnya tak setan miliki?) pada akhirnya, seperti dongeng-dongeng kebanyakan. Kejahatan pasti kalah. Dan kebenaran pemenangnya. Machiavelli menggambarkan kebalikan dari itu semua. Dan nampaknya semua orang tak setuju akan hal itu. inilah. Inilah kebenaran yang terpinggirkan. Neraka harus diisi oleh orang-orang yang jahat, dan suami-suami yang terjerat kaum istri.

Maka, inilah yang seharusnya terjadi, bukan satire. Tapi fakta yang harus diketahui.

BABAK I

ADEGAN 1

Neraka;
Di panggung terlihat dua ekor setan sedang terlibat diskusi hebat, seekor berdiri menghadap penonton, dan lainya duduk di peti sambil melihat list dari sebuah kitab

Lampu : Redup, dominasi warnah merah suram
Musik :Gothik, seram dan membuat suasana mencekam
Panggung : Cuma ada peti panjang, terletak di tengah panggung antara side kiri dan kanan.

Minos (duduk di atas peti, tersenyum melihat list nya)
Sudah lama aku bertugas di lembah ini. sudah banyak korbanku yang masuk kesini. Tua, muda. Wanita, pria. Dengan kasus-kasus yang berbeda-beda.
(kemudian berdiri dan melangkah kedepan)

Radhamantus
Yeah.. kesuksesan kita. (mencibir kepenonton). Pembunuhan, pencurian, penipuan, pencabulan, tindak kriminal lainya…
Itu semua karena aku. Hahahaha

Minos (Mengangguk. Mulai mengolok rekannya).
Iya, ya. Aku tahu, kau memang pakarnya dalam hal itu. Tapi yang menjerumuskan mereka… itu ‘kan karena prakarsa aku. Kalau bukan atas informasi dariku, mana mungkin kau bisa mengajak mereka semua datang ke tempat ini. hehehe. Asal kau tahu saja yah, jelek-jelek begini aku juga punya korban.

Radhamantus
Hah.. kau punya korban juga? Ku pikir tugasmu cuma mencatat saja.(mendekati Minos).

Minos
Belum tahu dia. (pura-pura mengalah, Kemudian berjalan lebih kedepan). Eh…coba kau lihat orang itu?

Radhamantus
Yang mana..(mencari-cari diantara para penonton) terlalu banyak orang disini. Yang mana sih? (minos menunjukkan seseorang), oh, yang itu? bukan? Yang… yah, yah… yang itu kan ? orang baru itu.

Minos
Iya, tahu kan? (Radhamantus menggeleng)

Radhamantus
Aku tak ingat lagi wajah-wajah korbanku. Apalagi dengan dosa dan kasusnya.

Minos
Ah… payah. Coba kau ingat-ingat, apa dosanya…

Radhamantus (seperti mengingat sesuatu)
Siapa orang itu? sepertinya….
Ah.. gak jauh-jauh dari kriminal lah..(merasa gembira).
Dari tampangnya saja sudah kelihatan..
Tapi, siapa dia? Siapa sih? Aku kok tidak mengenalnya.Tapi… Siapapun dia, yang jelas dia penjahat kriminal

Minos
Hahaha… kau salah! Kau salah..! (pergi menghindari rekanya)

Radhamantus (seperti dipermainkan)
Ah.. sial! Seperti yang tahu saja kau! Dasar setan celaka!

Minos (berbisik pada penonton),
Dasar setan idiot.
(kepada Radhamantus)
Nasibkulah mendapat partner sepertimu

Radhamantus (marah)
Tutup mulutmu setan banci!
(minos terdiam)
Kalau kau berani kita duel. Face to face

Minos (langsung takut dan membujuk rekanya).
Tenang kawanku. Tenang. Sesama setan harus saling mengasihi. Mana berani aku melawanmu. Yang benar saja bos. Kau setan terkuat di lembah ini. bahkan korbanmu tak terhitung banyaknya. Begini saudaraku, aku lebih tahu tentang orang itu, karena akulah yang menyebabkannya terdampar ke neraka ini.

Rhadamantus
Kau mempermainkan aku setan banci. Ceritakan, padaku bagaimana kisahnya, dan ceritakan pula, bagaimana kau bisa naik keatas sana…

Minos
Ya, begini, tapi sebelumnya off the record ya.. janji ya?(kemudian minos menyodorkan kelingkingnya) suatu hari aku kesal sekali sama Pluto, lalu diam- diam aku mencuri waktu dan naik keatas sana. Cuma sekedar menghilangkan kesal aja kok. Suer, gak lebih dari itu.

Rhadamantus
Yah semua setan yang ada disini juga merasakan hal yang sama. Terus bagaimana? Lanjutkan..

Minos
Nah, pas aku lagi berjalan jalan dipasar Florence… aku pikir, tidak apalah menggoda seseorang. Hitung-hitung melatih bakat kesetananku. Benar ‘kan?
(rekannya mengangguk).
Nah ini cerita tentang orang itu.
Hm… kawanku, dia tak seperti yang kau duga. Memang sih, tampangnya seperti jagoan pasar di Athena. Tampang kriminil….. Kesini, biar aku beritahu kau. Sebenarnya, Dosa lelaki itu adalah subversif!!

Rhadamantus
Hah?? Apa itu subversif?

Minos
Sttt…! Entahlah. Aku juga tidak tahu apa artinya. Tapi setidaknya begitulah orang-orang diatas sana mengatakan tentang dosanya

Rhadamantus
Coba kau ceritakan dengan sederhana dan dengan bahasa neraka. Aku tak butuh suasana manusia guoblok!!

Minos
Sabar… sabar. Yah, begini sederhanya. Yah..yah… wanita, perempuan, female, betina atau apalah namanya…..

Rhadamantus
Aku mendengarkan Minos. Ada apa dengan wanita, dan apa hubungannya dengan… apa namanya tadi? Inisiatif, subsidi? Ah… apalah yang tadi itu, yang pakai sif-sif tadi…

Minos
Oh, subversif kawan. Lelaki bertampang kriminal itu adalah seorang menteri istana di Sardinia. Dan yang paling penting… dia adalah seorang pemuja wanita!!

Rhadamantus
Itu bagus. Terus. Lanjutkan

Minos
Dia suami dari seorang wanita yang cerewet. Bawel abis. Suka merintah dan sedikit ringan tangan

Rhadamantus
Konyol, konyol. Pria seseram dan bermartabat seperti dia, takut pada istrinya? Ini baru lucu, ini lucu. Hahahaha

Minos
Yah, dia ‘kan seorang pemuja wanita, wajar dong. (mereka berdua tersenyum-senyum) nah, pada suatu titik kejenuhanya pada sang istri….

Rhadamantus (memotong)
Dia membunuhnya… dia membunuh wanita celaka itu…!

Minos
Bukan. Biar ku selesaikan dahulu ceritanya. Dia lari bersama istri pangeran Sardinia.

Rhadamantus (kaget)
Apa??? Bahkan setan tak akan melakukan kejahatan itu. bagaimana istrinya, bagaimana pangeran Sardinia itu?

Minos
Hal-hal konyol berlaku dalam kehidupan manusia. Puji syukur pada dewa karena kita tidak pernah melakukan hal-hal konyol seperti manusia. Sang pemuja wanita terpaksa mengikuti kehendak putri sardinia. Untuk membawa putri itu lari. Kau tahu?
(Rhadamantus menggeleng)
Ternyata pangeran Sardinia tak cukup jantan bagi betina itu. berkat bisikkanku, sang pemuja wanita akhirnya melepaskan jabatanya sebagai menteri, hanya untuk seorang istri yang tak setia… dan istrinya? Dan sang pangeran? Mereka kawin, bersenang-senang diatas ratapan lelaki itu yang menjadi terdakwa hukuman mati. Karena tuduhan mencemarkan nama baik istana..

Rhadamantus
Benar-benar tragis. Sempurna, kerjamu tak sia-sia. Aplaus untukmu. Nasibmu sang pemuja wanita. Entahlah, aku tak tahu apa yang akan menimpa sang pangeran bila hidup bersama dengan istri celaka sang pemuja wanita. Hahaha. Hey, bagaimana dengan nasib sang putri

Minos
Wanita tetaplah wanita. Bahkan putri itu tak pernah disentuh oleh sang pemuja wanita. Dia lari dengan pengusaha garmen asal mesir.
(kedua setan tersenyum).
Kau tahu, pesan terakhir lelaki itu sebelum dia dipenggal?
(rekannya menggeleng)
“Sampaikan pada istriku!!!! I-love-her!!!!”

Rhadamantus
Hahaa. Benar-banar, dia pasti akan mati berkali-kali, hahahaha
(minos ikut tertawa)

ADEGAN 2
Neraka

Pluto masuk, wajahnya begitu lelah. Terlihat marah. Kedua setan langsung terdiam, dan memberi jalan pada Pluto

Pluto
Tutup mulut kalian!! Apa yang kalian tertawakan!

Minos + Rhadamantus (serempak)
Seorang wanita yang mulia….

Pluto (memegang dahinya)
ah… sudah cukup, wanita… wanita lagi…
apa semua korban kalian memiliki alasan yang sama? Jangan bilang padaku kalau jawabanya “iya”

Rhadamantus (keki)
iya yang mulia, ah maaf yang mulia. Maksud hamba, suka atau tidak suka jawabanya memang… (dengan berbisik) “iya”

Pluto
Separah itu wanita di atas sana memperlakukan Pria? Setiap setan yang datang padaku memberikan laporan yang sama! Pusing aku kalo begini! Jangan bilang ini kesuksesan wanita ataupun para istri. Minos!
(minos langsung takut dan bersiap) panggil setan-setan yang lainya! Saat ini juga aku akan membahas ini. Aku inginkan sebuah mubes istimewa…..

Minos(terburu-buru)
siap yang mulia… (berbisik pada Rhadamantus)
tapi mubes itu apa? (rekannya juga terlihat tidak mengerti.. Lalu minos keluar panggung)

Pluto
Aku tak percaya. Hampir separuh lelaki yang ada disini adalah korban wanita dan para istri. Aku kecewa dengan laporan ini. aku harap, laporan ini tidak valid sama sekali, hah….
(kemudian duduk diatas peti. Masuk Minos bersama setan lainNya)

Rhadamantus (mencoba mengambil hati Pluto)
Sebagai protokoler yang mulia, izinkan saya…

Pluto
Cukup!! Biar aku saja. Hm.. hmmm
(berlagak memakai sound system) tes…tes… check sound.. side corner? Oke? Yap? Sip…
Saudaraku sesama setan. Belakangan ini semakin santer saja hujatan yang dilontarkan kepada kita. Aku minta pendapat dan masukan dari kamu semua, aku mau ini semua terungkap. Tak ada seorang manusiapun yang dapat berbohong di wilayahku. Sekarang inilah pidatoku.
Wahai segenap warga neraka yang diberkati, walaupun aku menguasai wilayah ini dengan kekuasaan dan kehendak takdir yang tak bisa diubah, dan karena itulah aku tidak bisa ditundukkan dalam forum manapun. Baik di atas sana, maupun neraka. Bagaimanapun, pihak yang sangat berkuasa harus menunjukan kebijak sanaan terbesar dalam ketaatanya kepada hukum dan dalam menghargai pendapat orang lain. Maka aku memutuskan untuk meminta pendapat kalian semua tentang, bagaimana aku harus mengambil tindakan. Sebab hujatan para lelaki yang datang ke neraka ini mengatakan bahwa penyebabnya adalah karena mereka punya istri? Ini tak masuk akalku. Bila takut dalam pengambilan keputusan nanti, kita pasti dicela karena terlalu naif, mudah percaya, atau sebaliknya, karena kurang tegas dalam proses hukum. Jangan sampai terjadi kesalahan pengambilan keputusan. Maka aku kumpulkan kalian semua untuk mengakhiri masalah ini. sehingga neraka ini tetap suci, tentram tanpa hujatan.
Semua setan berdiskusi

Minos (takut-takut)
Permisi yang mulia. Saya punya usul

Pluto
Ya, silahkan. 3 kata, singkat, padat, tepat

Minos
terima kasih dewa. Menurut hamba, harus ada yang tahu persis kronologis kejadian kehidupan para lelaki diatas sana. Sebagai jawaban persoalan ini

Rhadamantus
Benar yang mulia, harus ada yang naik kesana. Menyamar menjadi manusia

Pluto
Bagaimana caranya? Beritahu aku tentang idemu itu

Rhadamantus (memotong)
begini yang mulia. Sederhana saja. Kita utus seorang dari setan yang hadir disini untuk dilahirkan menjadi manusia, kemudian dia akan mengalami proses sebagaimana manusia umumnya. Mengalami penderitaan, sakit, kemiskinan. Hanya dengan cara itu, kita dapat mengetahui jawabanya.

Pluto
Begitu? Menurutmu apa itu akan berhasil? Kalau memang itu tepat, siapa yang harus naik kesana?

Minos
Kalau main tanya seperti itu, tidak ada yang mau yang mulia. Tapi kalau di undi, hamba pikir itu yang terbaik. Khan sekarang jamanya demokrasi. Hehehe. Tapi, ngomong-ngomong saya tidak ikut dalam undian ya?

Rhadamantus
Enak saja kau setan banci! Yang mulia, lebih baik tunjuk hidung saja! Itu akan membuat yang mulia semakin adi kuasa. Hm.. demokrasi, demokrasi. Demokrasi embahmu! (melirik minos)

Pluto
Hahaha…. Kau memang pemain hebat Rhadamantus
(memukul pundak rhadamantus. Rhadamantus tersenyum) baiklah, aku tunjuk kau untuk naik menjadi manusia.

Rhadamantus (ketakutan)
maafkan hamba. Bukan maksud hamba mendebat perintah yang mulia. Dalam kasus ini saya memiliki perhitungan sendiri yang mulia.

Pluto (geram)
banyak bicara kau! Ayo beri tahu aku perhitunganmu itu

Rhadamantus
Diantara kita yang hadir disini, ada seekor setan yang memiliki track record yang gemilang. (semua setan bertanya-tanya) terkuat, terpintar, terbaik, terbesar, dan tertampan..
Bila kita mengabaikanya, sungguh neraka ini pasti bisa kehilangan muka
Semua setan terdiam,mata mereka tertuju pada sesosok setan yang paling tampan

Pluto (seperti takjub)
Ahai…. Aku baru teringat padamu Belfagor! Bekas malaikat terbaik yang pernah surga miliki. Aset terbaik neraka ini…

Belfagor (kaget, ketakutan)
Ta… tapi, yang mulia….

Rhadamantus
Kau akan naik dan menjadi manusia. Kau akan dibekali uang 100.000 ducat. Dengan bekal itu, kau akan dilepas ke bumi sebagai orang kaya dan dalam wujud manusia.
Menikahi seorang wanita dan hidup denganya selama 10 tahun. Kemudian kau harus mati dan kembali ke neraka untuk memberi laporan tentang beban dan cobaan dalam perkawinan

Pluto
Itulah aturanya. Nah Belfagor, naiklah kesana. Nama baik neraka ini terletak diatas pundak mu.

Belfagor
Tapi yang mulia! Hamba sanggup menciptakan kejahatan yang paling sadis. Membuat anak durhaka pada orang tua, membuat teman berhianat, membuat pemimpin-pemimpin menjadi lupa pada rakyatnya, membuat suami-suami pergi kerumah bordil. Dan untuk tugas yang satu ini? Semoga aku terkutuk selamanya di lembah ini. Aku tak pernah bermimpi untuk menjadi manusia dan hidup beristri. Tolong hamba yang mulia. Jangan beri hamba tugas yang maha dahsyat ini.

Pluto
Sudah ketetapanku!
(berdiri) aku penguasa disini!

Belfagor
Baiklah yang mulia, aku akan kesana sekarang juga, tapi, hamba punya permintaan…(mengambil kantong uang dari Rhadamantus)

Minos
Hey Jangan bilang permintaanmu yang terakhir saudaraku (menggoda)

Belfagor
Hamba akan menjadi manusia. Dan kaya. Sebagaimana manusia-manusia yang kaya,di bumi, mereka memiliki pembantu, kacung. Babu.
Hamba memohon pada yang mulia. Sudilah teman-teman hamba ini ikut dalam misi ini dan menjadi pembantu hamba. Minos dan Rhadamantus adalah senior hamba dan paling dekat dengan hamba. (tersenyum licik memandang dua setan lainya)

Minos + Rhadamantus (kesal, marah dan ingin menjangkau Belfagor)
tapi…. Huh… sialan.. kau…!

Pluto (mengangguk setuju)
Yah, kalian berdua.. sertai Belfagor. Ajari dia, tidak ada interupsi lagi. Segera laksanakan misi ini. Selamat bekerja. Aku tunggu laporan kalian semua

ADEGAN 3

Rumah Roderick/ Belfagor
Lampu : Sedikit cerah; Musik : Terdengar lembut, kemudian bising seketika, pelan-
pelan tenang seiring lampu yang semakin terang; Panggung : setingginya seperti pertama, Cuma ada peti di tengah panggung

Honesta(masuk,jengkel, tergesa-gesa, ngomel sendiri)
Huh… dimana sih Roderick! Kemana saja dia… tak tahu apa aku ini capek? Huh.. dasar cengeng… hey kalian!!!! Dimana kalian babu-babu sialan?? kemari cepat…. Ah… benar-benar ini.. Keterlaluan, kalian semua sama saja… pemalas… (kemudian keluar panggung)

Rhadamantus (menggotong sebuah kursi bersama Minos)
Ini semua karena idemu tolol… (sembari menghempaskan bangku itu dan dengan cepat mendorong kepala Minos dengan jarinya) aku bersumpah akan membunuh wanita itu…

Minos
Ahh.. apa? Ide siapa?? Ini idemu setan idiot. Kalau kau tak cari muka pada Pluto, kita tak akan seperti ini. (bergegas menjuhi rekanya dan pura-pura membersihkan kursi itu)

Rhadamantus
Apakau bilang?? (seperti mau menyerang Minos, namun Minos menghindar) kau berani melawanku? Kau sudah tak takt lagi padaku ya? Awas kau (mendorong Minos)

Minos
(mendekat dan marah) diam kau!! Aku sudah tak takut lagi padamu… sekarang aku lebih takut pada wanita itu…kau…(seperti mau membalas, namun tiba-tiba bersedih) dasar… iblis… betina…

Rhadamantus (tiba-tiba lunak, ikut bersedih,dan mendekati minos dengan rasa bersalah)
yah… selama kurang dari setahun ini kita bekerja, aku sudah mendapat ribuan cacian…. Nyonya besar itu, telah menjatuhkan reputasiku didepanmu. (kemudian mereka saling curhat) aku sudah tak kuat. Bukan itu saja, dia malah pernah melemparku dengan sepatu baunya.. memalukan.. (terisak, hilang keperkasaannya)

Minos (memegang bahu rekannya, mulai terbawa suasana) sebelum kita memerankn pembantu tahun imi… yah, aku ingat. 2 tahun yang lalu. Aku pernah disiram pakai air bekas pembasuh kakinya…

Rhadamantus (kaget)
Alamak… kau juga? ( Minos mengannguk) aku bahkan pernah tidak diberi makan. Di kurung di kandang kuda…menjijikkan…

Minos (mau muntah)
Sinting.. separah itu? Tapi saudaraku itu belum seberapa…

Rhadamantus
Memangnya kau pernah di hukum lebih sadis dari itu? (Minos mengangguk)

Minos
Tapi berjanjilah, jangan pernah menceritakan ini pada siapapun.. (dia bersalaman dengan rekanya) janji ya? (rekanya menggangguk) bener ya? Janji setan lho…

Rhadamantus
Janji, dan tidak akan aku ceritakan sama siapapun..

Minos (sedikit tenang, dan mulai menangis)
Aku pernah… aku pernah… aku pernah…diperintahkan untuk memakai celana dalam milik dia….(sambil teriak)

Rhadamantus (terkejut dan jatuh)
Busyet dah…

Minos
Itu semua ku terima, karena aku lupa menaruhkan rempah-rempah kedalam air mandinya….
(perlahan lahan Rhadamantus bangkit) kawan kemari sebentar (lalu mereka berjalan kebelakang peti) coba kau lihat… (membuka celananya)

Rhadamantus (kaget, mau muntah)
Kau masih memakainya???

Minos
Sampai bulan depan. Dan aku harus menunjukkan padanya setiap malam, sebagai bukti…

Rhadamantus
Dan kau….

Minos
Aku tersiksa kawan… tersiksa oleh celana ketat yang menekan bagian bawahku…. (teriak menangis)

Rhadamantus
Sungguh berat hidup dan bersinggungan dengan wanita. Belum genap 7 tahun kita bekerja, sudah puluhan kali kita datang dan pergi dalam wujud yang berganti. Begitu kasarnya dia memperlakukan kita

Minos
Yah, aku sudah mulai tak betah dengan wujud yang sekarang ini.

Rhadamantus
Ah… dalam wujud apapun! Selama kita masih menjadi budak betina ini. 10 tahun….
Oh…kawanku Belfagor malang nian nasibmu

Minos
Aku tidak tahu, apa yang dilakukan nenek sihir itu bila sudah berada berdua dengan Belfagor di atas ranjang

Rhadamantus
Cukuplah dia mewakili penderitaan para setan
Masuk honesta, Istri Roderick. Kedua setan itu pura-pura kembali pada kesibukanya masing-masing

Minos
Celaka! Iblis betina itu mulai lagi… hati-hati kawanku..
95. Honesta
Hey! Apa yang kalian lihat? Sana… bekerja! Jangan buat aku semakin murka! Roderick!! Dasar cengeng… Roderick, kemari kau!!!

Belfagor (masuk terengah-engah ketakutan)
I…iya, iya honeyku, aku disini. Aku datang memenuhi panggilanmu.

Honesta
Pemalas!! Kesini… buruan!!! (kemudian duduk di kursi, kedua setan pergi meninggalkan panggung)

Belfagor
Mana yang pegel honeyku. Ini yah? (mengurut lengan honesta) kasihan, kamu capek ya? Bagaimana pestanya?

Honesta
Pesta payah… semua yang datang memakai kostum yang trendi, ah… sepatu ini, sudah sempit dan ketinggalan jaman

Belfagor
Baiklah honeyku, nanti aku belikan yang baru

Honesta
Benarkah sayang? Ini, nih yang pegal… (menunjuk kakinya) kapan kau akan membelikanya untukku?

Belfagor
Secepatnya honeyku

Honesta
Bagus. Tapi ingat ya, semuanya harus yang mahal. Biar para istri di kompleks ini tetap iri bila melihatku. Sabtu ini akan ada pesta di rumah gubernur. Arisan. Bisakah kau sediakan untukku sebelum hari sabtu? (dengan manja)

Belfagor
Iya.. iya. Pasti honeyku. Apapun kulakukan untuk membuatmu senang

Honesta
Gitu dong. Turun dikit. Iya, itu yang pegal. Roderick, apakah kau sudah mengirim uang untuk adikku yang di timur sana?

Belfagor
Sudah honeyku. Aku sudah mengirimnya melalui seorang kurir yang bisa dipercaya
107. Honesta
Roderick, kau baik sekali. Ayahku akan menikahkan adik perempuanku. Pesta itu akan dilangsungkan dengan besar-besaran. Selama 7 hari 7 malam.

Belfagor
Honeyku, kapan pesta itu akan di gelar?

Honesta
Akhir bulan ini…

Belfagor
Mampus aku!

Honesta
Kenapa kau menggerutu? Tidak mau bantu yah?!!

Belfagor (ketakutan).
Bukan honeyku, maksudku…pasti aku bantu. Hal itu kecil bagiku, tapi….

Honesta
Tetapi apa! Jangan banyak alasan ya!!

Belfagor
Aku ‘kan baru saja melunasi hutang yang disebabkan adikmu. Sekarang usahaku juga terancam bangkrut. Mengertilah honeyku. Bisakah….

Honesta (marah. Berdiri tiba-tiba).
Hah… aku tidak mau tahu! Kau bayar utang, usahamu sekarat, kau diincar-incar kreditur… bodo’ amat!
Yang penting pesta itu tidak membuat keluargaku kehilangan muka. Dan yang harus kau ingat, sabtu ini, aku juga minta kereta yang baru…. (lantas beranjak dan pergi keluar panggung)

Belfagor (berdiri, meratap).
Oh… inilah yang dirasakan para suami. Cukup! Aku tak kuat lagi. Berapa lama lagi aku harus hidup bersama wanita ini.. oh.. aku sangat mencintainya. Sungguh-sungguh dilema. Dan aku, aku harus memenuhi segala kemewahannya. Sabtu ini, aku harus memenuhi permintaanya. Sementara, sesenpun aku tak punya uang lagi…..(menangis dan terduduk lesu)
Minos! Rhadamantus! Kemana kalian???! (berteriak-teriak. Beberapa lama kemudian muncul minos dan Rhadamantus membawa buntelan)
Hah… apa-apaan ini? mau kemana lagi kalian?
Demi penderitaan para suami, jangan tinggalkan aku…

Minos
Maaf kawanku. Kami sudah tak tahan…

Rhadamantus
Dan kami bersumpah, tak akan pernah datang kesini lagi. Bahkan neraka tidak sekejam rumah ini…

Belfagor (merengek).
Tolong, jangan biarkan aku sendiri…

Rhadamantus
Berhentilah mengiba saudaraku. Terimalah nasib ini. kau harus bertahan. Kau sudah melewati berbagai penderitaan yang berat. Begitu juga kami…

Belfagor
Tapi… tapi mau kemana kalian…. Tinggallah. Bantu aku.

Minos
Kami sudah tahu apa yang harus kami bantu. Tapi sungguh, Ini diluar kemampuan kita semua. (beranjak) ayo Rhadamantus…

Rhathamantus
Maafkan kami. Sesampai di neraka, kami pasti menceritakan penderitaanmu pada Pluto.

Minos
Bye… selamat tinggal suadaraku.. (kemudian pada Rhadamantus) ayo kita pulang..

Rhathamantus
Iya. Tapi sebelum kembali ke neraka, aku mau vakansi dulu, mau shoping dan cuci mata. Kau harus menemaniku Minos. (berbisik pada Minos).

Belfagor (menyusul mereka).
Teganya kalian memerosokkan aku dalam kehinaan…

Minos
Selamat bertemu lagi di neraka Belfagor….
(minos dan rhadamantus keluar panggung)

Belfagor (menyesali nasibnya).
Dasar setan… begitulah sifat dasar setan. Pinter bermanuver. Memerosokkan. Dan mereka senang diatas penderitaan orang lain.
Oh.. nasibku. Aku adalah iblis yang bengis. Kejahatan apa yang tak bisa aku bisikkan, korbanku tak terhitung lagi banyaknya. Aku lihai dalam menjalankan tugas sebagai setan. Aku sendiri puas dengan prestasi itu. tapi sekarang… aku malu untuk mengaku sebagai setan yang yang berprestasi. Aku tidak mampu mempengaruhi istriku. Cintanya begitu besar. sehingga aku hanya bisa menuruti segala permintaannya. Honesta honeyku, kau istriku. Kau berbakat besar menjadi setan.

Ah.. dimana aku harus mencari uang untuk memenuhi segala kemewahanmu? (menangis) Minos.. Rhadamantus…. (seperti teringat sesuatu, senang) hah.. lebih baik… (melihat kanan-kiri) mumpung sepi.. lebih baik aku kabur. Tapi, sebagai setan yang bergengsi tinggi, aku tak akan melakukan kekonyalan ini. ah… tapi, hidup bersama seorang istri, itu lebih konyol….
(mengambil ancang-ancang) kabur… kabur ah…
(keluar panggung, sambil menyembunyikan wajah dibalik kursi yang dipakai sebagai kamuflase)

Bagian 2
Ladang seorang Gianmatteo, Masuk Radamantus dan Minos. Terengah-engah.
Panggung : Seperti semula; Musik : Ceria. Diringi suara-suara burung; Lampu : Terang

Rhadamantus
Apakah kita sudah jauh dari neraka itu sobat?

Minos
Aku kira begitu

Rhadamantus
Aku capek sekali, kita istirahat dulu.

Minos
Nanti saja, kita jalan lagi. Aku rasa kita belum aman.

Rhadamantus
Ah… lihat sawah ini. Mana mungkin kita ditemukan ditempat kacau seperti ini. (duduk dipanggung)

Minos
Hei.. bangun, lihat! Ada yang datang. Sepertinya dia pemilik tanah ini. Ayo.. kita sembunyi. Kalau tidak kita bisa mendapat masalah baru. (kemudian berlari kebelakang peti, sembunyi)
Masuk Gianmatteo, membawa arit dan seember jerami kering. Duduk diatas peti sambil mengipas-ngipaskan topinya ke tubuhnya. Sesekali terlihat kelelahan.

Gianmatteo
Ah… panas sekali hari ini. (mengipas dengan topinya)
Oh, bagaimana aku bisa kaya? Lahan sempit, tanah kurang subur, panen dalam setahun hanya sekali. Belum harga pupuk dan bibit terus ditekan oleh para penguasa swasta. Sehingga mau tidak mau aku terpaksa berhutang pada tengkulak. Hah… pengennya sih ada retribusi dan pembagian tanah oleh negara, yah… semacam landreformlah..
Tapi kalau begini… 20 tahun lagi begini…tidk pasti. Malah, lahanku yang sepetak ini bisa-bisa di lego ketengkulak. Mau kekota, paling-paling aku Cuma jadi buruh pabrik murahan. Apalagi yang aku bisa, selain memegang sabit dan palu. Ah.. mau jadi artis tampang tidak ada. Jadi politisi, kemampuan tidak punya. Jadi pencopet dan pencuri, wah, aku tidak bernyali. Ya sudahlah.. sudah nasib. Ya harus kuterima dengan iklas

Belfagor
(masuk dengan nafas terengah-engah) tolonglah saudaraku, aku sedang dikejar-kejar. Sembunyikan aku. Nanti kau kuberi imbalan.

Gianmatteo
(merasa Iba) Orang asing, siapapun kau, kemari. Tapi kau harus ingat dengan kata-katamu.
(kemudian Belfagor dinaikkan diatas peti. Bergaya seperti orang-orangan sawah)
Muncul kreditur dan Honesta. Mencari Belfagor.

Honesta
Permisi. Apakah kau melihat suamiku lewat disini?
(gianmatteo pura-pura tidak tahu dan menggeleng)

Gianmatteo
Suamimu? Mana aku kenal. Bukan urusanku dimana bajingan itu berada.

Kreditur I
Sepertinya, aku pernah melihat patung ini.. karya siapa ya? Michaelangelo, Donatello. Rafael, ah.. si Leonardo?

Kreditue II
Bukan, ini seperti…

Gianmatteo
Salah… ini orang-orangan sawah tuan-tuan

Honesta
Tapi… seperti…

Kreditur I (curiga memandangi. Sementara honesta dan kreditur II melihat pada orang-orangan sawah)
baiklah, ini. hubungi aku bila melihat orang ini. (menyodorkan sebuah poster dan kartu nama)
ayo Honesta. Sekarang harta milik kalian disita.

Kreditur II
Kau juga disita… (memegangi Honesta. Honesta menangis. Kemudian mereka keluar panggung)

Belfagor
Terima kasih saudaraku, sekarang bisakah kau turunkan aku dari sini?
(gian matteo menurunkan) hup..(turun dari peti). Oke. Aku berhutang padamu

Gianmatteo
Iya. Itu benar. Tapi, sekarang coba kau ceritakan siapa sebenarnya kau ini, dan bagaimana bisa kau jadi seperti sekarang ini. karena aku tidak mau dikutuk oleh orang banyak karena telah menyelamatkan seorang koruptor…

Belfagor
Ceritanya panjang… nah begini cerintanya…
(lalu Belfagor bercerita). Jadi jelasnya, aku bukan koruptor tulen.

Gianmatteo
Bisakkah kau ku percaya? Ah… tapi kau kan….

Belfagor
Benar.. aku setan. Tapi bukan setan gadungan. Nanti bila kau mendengar berita, ada seorang wanita yang kesurupan setan, datanglah kesanan dan pura-puralah menjadi dukun. Karena sesungguhnya akulah yang merasukinya…

Gianmatteo
Tapi bagaimana aku tahu itu kau? Dan caranya…

Belfagor
Karena aku hanya akan keluar bila kau yang datang kesana dan mengobatinya. Tapi, tentunya kau harus pura-pura komat-kamit. Akting kawan, akting…

Gianmatteo
Kau yakin? Ingat ya. Kau punya hutang padaku. Dan kau harus membayarnya..

Belfagor
Tenang saja. Bila setan sudah berjanji, kau tak perlucuriga lagi. Setelah hari itu kita tak akan pernah bertemu lagi. Dan kau harus menghindari bertemu denganku. Karena setelah itu, aku takkan pernah baik lagi kepadamu.

Gianmatteo
Baiklah. Sebagai setan yang bertanggung jawab. Ku harap kau tak berdusta..
(menjabat tangan Belfagor)

Belfagor (tertawa sadis).
Belfagor tak akan pernah membuat kecurangan.
Okelah.. sampai ketemu
(melangkah keluar panggung)

Gianmatteo (tersenyum yakin).
Aku tunggu kabar darimu
(kemudian merapikan alat-alat dan pergi keluar panggung)
Muncul dari balik peti, Minos dan Radamantus

Minos
Kau dengar pembicaraan mereka?

Rhadamantus
Ya, aku dengar

Minos
Bagaimana pendapatmu?

Rhadamantus
No comment. Aku tidak mau terlibat urusan konyol ini lagi. Biarkan saja, Belfagor sedang merencanakan sesuatu.

Minos
Ya, kelihatanya, dia mau memamerkan kebolehanya

Rhadamantus
Sekarangf kau mau kemana?

Minos
Ikut kau, kita masih punya waktu untuk tinggal di bumi

Rhadamantus
Iya, itu benar. Tapi sekarang sebaiknya kita berpisah disini.

Minos
Kenapa?

Rhadamantus
Karena aku berubah pikiran, sekarang aku merasa lebih baik liburan semdirian. Tanpa kau, setan banci.

Minos
Aku tidak mau berpisah.. kita harus saling mengawasi.

Rhadamantus
Kau maih berani melawanku?

Minos
Iya.. iya… aku ikuti permintaan mu

Rhadamantus
Bagus. Sekarang, kau harus membalaskan dendam kita pada wanita kejam itu.

Minos
Honesta? Tapi aku…(kemudian takut oleh tatapan Rhadamantus). Kau curang Rhadamantus

Rhadamantus
Siapa suruh kau menjadi setan lemah. Ya sudah… selamat tinggal. Aku mau liburan dulu. Jangan pulang ke neraka lebih dulu. Karena kita akan pulang bersama-sama. Ingat… balas Honesta. Oke?

Kemudian mereka berpisah dipinti berlawanan

ADEGAN 2
Istana Louis VII
Panggung : Seperti semula; Lampu : Terang; Musik : Musik klasik
Muncul Rhadamantus dalam sosok setan

Rhadamantus
Sebentar lagi, petualangan ini akan berakhir. Saya memantau terus sipetani itu. Yeah.. Belfagor, ternyata kau memiliki permainan yang sempurna. Kau jebak Gianmatteo dalam perangkapmu. Untuk yang pertama, kau merasuki seorang putri bangsawan, dan Gianmatteo berhasil melaksanakan tugasnya, dan menjadi ternama. Sekarang, tak ada lagi si petani miskin. Yang ada adalah dukun sakti dari Peretola. Hahaha… dasar setan… aku sudah tahu akhir cerita ini. Pada akhirnya, gianmatteo akan gagal dalam misinya kali ini. Hahaha… dasar setan. Inilah yang akan kau terima wahai manusia. Kau pikir gampang menjinakkan kami?
Dasar syet…. (muncul minos dari side kiri)

Minos
Alamak dia lagi… (memutar badanya)

Rhadamantus
Hei… Minos… (minos berhenti dan menghadap Rhadamantus). Apa yang kau lakukan disini?

Minos
Sttt…. Diam, Belfagor disini.

Rhadamantus
Iya, aku tahu, karena itulah aku disini. Dan kau. Bagaimana perintah yang kuberikan beberapa tahun lalu? Apakah sudah kau laksanakan?

Minos
Pelan-pelan bicaranya, perintahmu, sudah aku laksanakan. Sekarang iblis betina itu sudah membusuk dineraka.

Rhadamantus
Hahaha… bagus… sekarang enyahlah kau dari sini…

Minos
Baiklah aku akan enyah dari hadapanmu segera… (berlari menuju pintu keluar. Namun dari pintu yang sama masuk raja memapah putrinya, yang membelakangi posisi dengan Belfagor. Diiringi seorang pengawal)

Raja
Sudah datangkah dukun sakti dari Peretola? (sambil berusaha menenangkan putrinya yang kesurupan Belfagor)

Pengawal I
Beliau masih dalam perjalanan baginda.

Raja
oh.. putriku, sabar ya. Kita coba lagi pada pengobatan alternatif ya sayang..

Pengawal II (masuk)
lapor baginda, dukun sakti telah berada di gerbang.

Rhadamantus (berbisik pada Minos)
Hei, aku sudah tak sabar melihat tampang sitolol itu. hehehe.

Minos
sttt. Sebaiknya kita menyingkir saja. Karena sepertinya bel fagor mulai menyadari kehadiran kita.

Rhadamntus
kau benar. Ayo, kemari, ikut aku (kemudian mereka berjalan kearah side kiri)

Raja
Suruh masuk ke balerung. Putriku disini menantikan tangan mukjizatnya.
(Masuk gianmateo).
Aku mendengar tentangmu. Dan mantra-mantra saktimu. Putriku sedang sekarat. Semua dukun sakti seantero jagad ini sudah mencoba menyembuhkannya. Nah sekarang coba kau periksa dia, dan tolong sembuhkan dia dari kegilaanya yang memusingkan kepalaku selama ini.
(gian matteo mulai memeriksa, namun ketika mulai memeriksa…)

Belfagor/Putri (bersamaan dan serentak)
Ah… penghianat murahan. Kau datang tanpa izinku dan mencoba menggangguku. Tidak cukupkah kekayaan yang telah kuberikan padamu? Baiklah, (bergerak, menari nari diatas panggung), akan kubuktikan pada setiap orang, bahwa aku, belfagor, iblis paling sadis, bisa membuat kaya siapapun dan mengambilnya kembali kalau aku mau.
(tertawa nyaring, bersamaan)

Gianmatteo (takut, dan mulai mencari akal).
Baginda, dulu hamba mampu mengusir setan. Segala setan. Setan gunung, setan rumah, setan banci, setan tuyul setan anak, setan kredit, setan…..
(diam sejenak, kemudian) tapi kelihatannya…

Raja (kaget).
Putriku kesetanan?. Ya ampun…Setan apa yang merasukinya?

Gianmatteo (pura-pura memeriksa dan kaget).
Gawat yang mulia. Kelihatanya semua setan telah berkumpul disini. Semua kerabat, semua moyangnya juga!

Rhadamantus (teriak)
alasan… dasar dukun gadungan…(terlalu bersemangat, sehingga Minos mengamankannya)

Raja
Apa setan arisan? Ayo tolong dia. Bubarkan pesta setan itu. dan kau selamatkan putriku dari setan-setan itu.. (mulai ketakutan)

Gianmatteo (hampir putus asa).
Hamba tidak bisa yang mulia. Mantra hamba tidak sanggup mengusir mereka semua.

Raja
Kau!!! Awas kalau tidak bisa!! Kugantung kau!!! (murka)

Rhadamantus
(tertawa) aku sudah tahu akhirnya akan begini.

Gianmatteo (ketakutan).
Ampun yang mulia. Hamba sedang mencoba. Sepertinya ada satu cara lain yang bisa membuat setan- setan ini keluar. Dan bila cara itu tak berhasil juga, silahkan anda menggantung saya

Raja
Aku hargai itu anak muda. Bila kau sanggup membubarkan setan-setan itu, aku memberikanmu hadiah. Namun bila kau gagal.. aku tak mau berkompromi lagi…
Belfagor dan sang putri terus berputar-putar di panggung dan tertawa sendiri

Gianmatteo
Saya paham yang mulia. Sekarang saya membutuhkan sebuah altar. Para undangan yang terdiri atas para bangsawan negeri ini. dan mereka harus memakai segala perhiasan. Pakaian dari sutra dan yang paling penting. Sediakan 20 orang pemusik lengkap dengan segala macam alat musiknya. (raja mencatat dalam sebuh kertas)

Raja
Hm itu saja? Pengawal!! Bawa ini pada perdana menteri! (muncul pengawal mengambil kertas dan kembali keluar). Hah ini kasus serius yang harus menjadi pekerjaan semua elite.

Belfagor/Putri
Hahahaha. (sambil terus bergerak) Apa yang kau lakukan penghianat murahan? Kau pikir aku akan gemetar ketakutan menghadapi pameran seperti ini? tidakkah kau tahu, bahwa aku sudah terbiasa melihat gemerlapnya surga dan kacaunya neraka? Hey penghianat murahan, kau pikir kau bisa berbuat banyak dengan kerumunan orang seperti ini? hahah. Kau pikir kau bisa bebas dari cengkramanku dan murka raja. Hahaha. Aku mau melihat kau digantung….

Raja (Takut dan berlari kesamping Gianmatteo)
Gianmatteo. Sekarang seluruh bangsawan sudah berkumpul….
Seluruh pemain musik sudah siap. Cepat, cepat kau usir setan sial itu…Oh..
Apa kau butuh partitur juga?

Gianmatteo
Tidak yang mulia. Saya akan memakai topi saya sebagai aba-aba kepada pemain musik. Sekarang saya akan membacakan mantra
(mulai komat-kamit. Dan berusaha membujuk belfagor. Mengelilingi ruangan) Belfagor iblis paling sadis, sudilah kau keluar dari tubuh wanita ini (kepada belfagor sambil berbisik kepada sang putri)

Belfagor
Hahaha.. konyol… (tertawa) biar kau digantung…. Hahahah (menari-nari dan menggoda semua orang diatas panggung. Gianmatteo kehilangan akal, dan mengangklat topinya. Para pemusik bingung dan memainkan musik yang kacau)
Hahaha… ku pikir aku kesakitan dengan musik rendahan itu? (terus menari)

Gianmatteo (menghampiri Belfagor)
celaka Roderick, istrimu…. Istri datang kemari.
(belfagor kaget dan berhenti menari, dan keluar dari tubuh sang putri)
Sang putri jatuh lemas ke panggung, kemudian dipapah ke atas peti oleh raja dan pengawal.

Belfagor (ketakutan, mencari tempat sembunyi)
Mati aku… istriku… tidak… jangan bilang aku ada disini…
(terus ketakutan) istriku datang… oh… gianmatteo selamatkan aku. Dia datang… dia datang. Istriku… aku… gian matteo selamatkan aku. Please dech..

Rhadamantus
Hei, Minos, bagaimana ini bisa terjadi? Bukankah kau telah menghabisi Honesta?

Minos
Maaf, bos. Aku, aku tidak berani membalasnya. Aku tidak pernah…

Rhadamantus
Ah… dasar bodoh.. Awas kau!! (kemudian ikut-ikutan panik)

Gianmatteo
Sekaranglah saatnya. Pergilah belfagor. Pergi , kembali ke neraka dan laporkan ini semua..

Rhadamantus
Maaf kawan-kawan, aku lari duluan..(meninggalkan panggung)

Minos
Rhadamantus saudaraku… (mengikuti Rhadamantus)

Belfagor
Ah… terima kasih… nasibmu terselamatkan ketakutanku pada istriku. Aku akan keluar. Aku keluar gianmatteo bedebah kau….
(Belfagor kini terlihat semua orang, dan semua jadi panik. Sang putri langsung sadar dan ikut-ikutan panik)
Ah… benarlah kata mereka yang terkutuk di neraka. Bahkan iblis sekuat aku tak bisa bertahan hidup bersama seorang istri. Biarkan saja. Biarkan semua orang tahu, bahwa Belfagor, iblis yang paling sadis tak akan berhenti sampai disini. Demi penderitaan yang telah kulalui… wahai istri-istri.. akan kuajak suami-suami kalian berjalan bersamaku. Hingga suatu saat kalian mengerti, ketika kalian bangun dari tidur, kalian tak akan menemukan mereka. karena akulah Belfagor, setan yang mengalami penderitaan para suami yang harus mengurusi segala tetak bengek kalian…. Hahaha.. gianmatteo. Kau juga… sampai jumpa, sampai jumpa di neraka….
(kemudian belfagor terbang namun terhenti….)

Gianmatteo (merasa menang)
Benarlah, para suami masuk neraka. Tapi kau tidak akan pernah bisa mengerti. Kau setan, dan katakan pada setan yang lain…

TAMAT

Selasa, 27 Desember 2011

puisi untuk IBU Q tercinta.

Ya ALLAH,

Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau
dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu).
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku
tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu & situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.
Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta:
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat,pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,
bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya
dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari,
dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
dan slalu meberikan semangat untuknya
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
aku berharap kami berdua dapat mengatakaan
“Betapa besarnya ALLAH itu karena Dia telah memberikan kepadaku
seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu
pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.

UNGKAPAN HATI SEORANG IBU

Anakku...

Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah, ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu. Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu. Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.


Anakku...

Ketika menikah dengan ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat Tuhan belaka.


Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu. Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat. Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.


Engkau ini darah dan dagingku sendiri; engkau tumbuh dari bagian tubuhku namun engkau lahir keluar sebagai manusia yang baru sama sekali. Dalam beberapa hal kamu memang mirip aku tetapi selebihnya engkau sungguh baru.


Sejak kecil kurawat engkau dengan sangat hati-hati dan penuh kasih; engkau lebih kuperhatikan dari pada apapun yang pernah kumiliki. Kusuapi dan kususui engkau dengan air yang mengalir dari dadaku sendiri. Bila engkau menangis kugendong dan kuhibur. Kuberi engkau pakaian dan sepatu dan topi yang cocok untukmu. Tak lupa kubelikan juga mainan yang kau gemari; mobil-mobilan atau boneka-boneka yang lucu. Engkau masih ingat masa kecilmu, kan?


Setiap pagi dan sore kumandikan engkau. Bila kau ngompol atau e’ek di celana atau di popok, dengan sabar kubersihkan dan kuganti dengan yang baru.


Paling sedihlah aku, bila kamu sakit. Memang engkau waktu itu hanya makhluk kecil yang tidak berdaya, yang bisa saja kubuang ke kotak sampah atau ke selokan kalau aku mau. Tapi aku cinta padamu, engkau bagian dari hidupku sendiri. Maka kurawat engkau sungguh-sungguh, kubawa engkau ke dokter, kuusahakan agar kau mendapat vaksinasi dan makanan bergizi.


Anakku...

Pada waktu masih kecil dulu, kamu sering rewel, ngambeg bila tidak diberi uang jajan, atau sulit bila disuruh mandi. Kau ingat betapa manjanya kamu. Setiap kali kau lari ke pangkuanku bila engkau bertengkar dengan kakakmu, bila dimarahi ayah, atau bila dinakali teman-temanmu. Aku menjadi saksi untuk masa kecilmu yang manja, sehingga aku tak sempat lagi mengurus diri atau pergi sesuka hati.



Kini engkau sudah dewasa...

Aku bangga padamu, engkau harapanku. Namun aku sering sedih melihat kelakuanmu; kala engkau bermalas-malasan untuk bangun, kala bermain seharian tak tahu waktu. Hampir-hampir aku menangis bila kuingat betapa sulitnya menyuruhmu belajar, mengerjakan PR, atau mengingatkanmu untuk tidak membolos. Sepertinya kau tidak tahu bahwa ini semua demi kamu sendiri. Sungguh aku tidak bermaksud mau menyengsarakanmu dengan aturan-aturanku. Aku ingin engkau bahagia, bisa hidup pantas di tengah-tengah dunia yang penuh dengan persaingan ini. Kamu harus pandai supaya tidak mati tertelan jamanmu nanti.


Anakku...

Betapa sedihnya aku, ketika aku kau tuduh orang tua kolot, orang tua yang tidak mengikuti jaman, atau orang tua kampungan. Aku ingin dipahami bahwa kalau kusuruh kau bergaul tidak sembarangan, berpakaian yang pantas dan mau menghargai orang lain, adalah sungguh-sungguh supaya kamu menjadi manusia yang bermoral, bukan begajulan yang menghancurkan hidupnya dengan mau hidup sebebas-bebasnya.


Kau lihat betapa banyak teman sebayamu yang sudah harus berhenti sekolah untuk mengasuh anak, betapa banyak teman seusiamu jatuh pada obat bius dan pornografi. Anakku, aku tahu engkaupun tidak ingin menjadi seperti itu.


Sungguh kalau aku keras dalam hal ini karena aku tahu betapa halusnya bujukan setan dan betapa beratnya hidup yang tidak tegas terhadap yang jahat. Aku ingin kau pun memahami itu. Hatiku akan hancur bila sikapmu selalu melawan aku, bila kau selalu menganggap dirimu benar sendiri.


Setiap malam aku berdoa untukmu, tak sekejap pun engkau hilang dari hidupku. Bila aku sedang memasak di dapur, yang kubayangkan adalah kepuasan makanmu dan juga kesehatan tubuhmu. Bila aku ikut membantu bekerja, yang kuinginkan engkau tidak terhambat karena biaya. Bila kubenahi kamarmu yang selalu berantakan yang kuinginkan agar kau krasan di rumah. Bila kubelikan kau baju-baju yang modis, aku ingin kau tidak malu pada teman-temanmu. Dan bila aku merawat kesehatan tubuhku sendiri, aku hanya ingin agar aku dapat lebih lama lagi mendampingi dan menyerahkan hidup kepadamu.


Sekarang ini kamu sudah dewasa, banyak hal sudah dapat kau lakukan sendiri. Lambat laun akan terasa bahwa hidupmu memang menjadi tanggung jawabmu sendiri; tidak ada seorangpun yang dapat menggantikannya termasuk ibumu ini. Mohon jangan kecewakan aku dengan sikap keras kepalamu yang kekanak-kanakkan itu. Aku tidak cemburu kalau kamu sekarang sudah melebihi aku dalam segalanya. Aku malah bangga karena Tuhan sudah berkenan membiarkan aku ikut menyaksikan pembentukkan hidupmu. Seperti sebatang lilin, hidupku sudah meleleh habis… dan sebentar lagi pasti akan padam… untuk menerangi hidupmu, anakku. Kini engkau sendiri sudah mulai menyala, lebih terang dari yang kupunya.


Anakku...

Kalau engkau memang sulit menerima aku yang sering rewel, kolot atau lamban ini, aku mohon paling tidak kamu mau menghormati ayahmu. Sepanjang hari setiap hari selama bertahun-tahun dia bekerja keras untukmu, hingga tubuhnya lemah, hingga kulitnya kerut merut tertimpa banyak penderitaan. Cintanya padamu membuatnya tidak malu untuk bekerja di tempat-tempat yang kotor, membuatnya tahan duduk berjam-jam menangani tugas-tugas yang membosankan, dan membuatnya setia menjagai kita semua.Dia juga hanya ingin agar kita ini berbahagia.


Anakku...

Jangan sia-siakan cintanya. Jarang sekali dia mengeluh kala menghadapi beratnya beban kehidupan, tugas-tugas berat dan tuntutan anak-anaknya. Di hadapan kita, dia selalu tersenyum dan tertawa gembira. Kadang-kadang aku merasa kasihan kepadanya kalau dia tidak bisa pulang seharian, kalau tubuhnya yang sudah kecapaian itu harus dipaksa untuk bekerja lagi. Saya sendiri sering merasa bersalah karena rasanya hanya memperlakukan ayah seperti kuda beban atau sapi perahan. Kita bisa beli ini itu, bisa pergi ke sana kemari atau bermain-main dengan santai di rumah, sementara itu dia hanya puas dengan secangkir kopi dan baju yang itu itu saja, dia juga tidak mempunyai banyak waktu untuk bersantai-santai seperti kita. Sungguh anakku, aku mohon hormatilah ayahmu.


Akhirnya...

Sebagai orang tuamu aku minta maaf kalau selama ini aku kadang-kadang egois, menuntut terlalu berlebihan, kolot dan keras terhadapmu. Maafkan aku bila aku kurang mengerti kebutuhan-kebutuhan dan dunia mudamu. Kadang aku masih menganggapmu seperti anak-anak yang harus kuatur segalanya agar tidak keliru. Maafkan aku anakku, yang membuat banyak kesalahan atau malah menyengsarakanmu, yang tidak dapat mencintai dengan cara yang cocok dengan keinginanmu. Kata maaf darimu adalah hadiah yang paling kutunggu.


Anakku...

Aku sudah kangen kamu. Ingin rasanya kubisikkan aku sayang kamu. Hanya peluk ciumku untukmu.


IBU-MU

=== Salam Sabar ===



Dikutip dari Ruang Hati (Karyanto Boris)












contoh proposal pmw

BAB I
PENDAHULUAN
a.      Latar Belakang
Di-era globalisasi Persaingan yang semakin kompetitif dalam dunia kerja, menuntut mahasiswa menjadi fitur yang lebih terampil dalam melakukan sebuah usaha yang dapat dijadikan alternatife yang dapat membantu keuangan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya sebelum menyelesaikan studi di perguruan tinggi manapun. Kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerjasama, manajemen, serta jiwa kewirausahaan adalah di antara kebutuhan keterampilan yang sangat penting dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi persaingan di tengah-tengah masyarakat nantinya.
Untuk meningkatkan daya saing mahasiswa dalam mengahadapi persaingan khususnya di bidang kewirausahaan nantinya, maka di buatlah program mahasiswa wirausaha sebagai sarana yang sangat effektif dalam menumbuhkembangkan jiwa wirausaha mahasiswa dan diharapkan berpengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan wirausaha baik dari segi wawasan maupun praktek usaha di lapangan. Hal ini akan menjadi bekal yang memadai sebelum mahasiswa memperoleh gelar sarjana dan terjun langsung mengamalkan keilmuan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Selain pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang wirausaha, diharapkan pula lahir kreator yang innovator di bidang wirausaha dengan mengandalkan kreatifitas mahasiswa dan melihat peluang pertumbuhan usaha kecil menengah di negara-negara seperti pertumbuhan ekonomi Cina yang begitu pesat saat ini karena didukung sekian banyak home industry yang tertata oleh manajemen yang baik. Diharapkan hal yang sama juga berlaku di indonesia untuk mewujudkan lahan pekerjaan bagi banyaknya tenaga kerja yang ada, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. selain itu, dengan adanya usaha seperti ini di harapkan generasi muda di Indonesia lebih kreatif lagi dalam mengasah kemampuan berwirausaha mereka, khususnya di wilayah Kalimantan Timur bagian utara mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya salah-satunya melalui bidang wirausaha.


b.      Tujuan
Tujuan utama kami mengikuti kegiatan wirausaha seperti program mahasiswa-mahasiswi wirausaha tahun  2011 di Universitas Borneo Tarakan bertujuan untuk dapat menumbuhkan motivasi kami sebagai mahasiswa dalam berwirausaha dengan membangun mental percaya diri, bekerja keras, pantang menyerah, mampu memanajemen suatu usaha dengan baik, berani mengambil keputusan dengan konsekwensinya, memiliki visi yang jelas dan memiliki interaksi sosial yang baik di tengah-tengah masyarakat. Hal ini juga dapat melahirkan ragam usaha baru dan lapangan kerja baru dengan sumber daya manusia kreatif dengan latar belakang pendidikan perguruan tinggi.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan program mahasiswa wirausaha ini, kami mengharapkan kedepanya kami dapat memenuhi tujuan utama program ini.










BAB II
RENCANA BISNIS
Pada umumnya gambaran usaha terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut
a.    Gambaran Umum usaha
Bentuk usaha yang ingin di gambarkan disini adalah sebuah usaha franchise (wara laba), yang dimaksud adalah usaha kecil-kecilan dari rumah- kerumah yang tak menyalahi aturan-aturan yang ada, usaha ini juga merupakan usaha baru yang mampu bersaing di pasaran, walaupun masih tergolong usaha baru tapi memiliki prospek usaha yang dapat menjamin keuntungan dan pengembanganya serta tak terlalu sulit untuk di kembangkan di Kota Tarakan, yang memang menjanjikan peluang usaha bagi setiap warga masyarakat. Dengan peran sebagai kota transit, jasa dan perdagangan serta jumlah penduduk yang telah menembus lebih dari 200.000 jiwa ikut melengkapi potensi usaha di daerah ini.
Usaha ini juga di jalankan oleh mahasiswa yang mencoba merambah dunia usaha sebagai salah satu alternative untuk menambah wawasan serta kreatifitas dalam berwirausaha yang kelak dapat berguna bagi mahasiswanya itu sendiri dalam menghadapi persaingan nantinya.

b.      Produk Usaha yang direncanakan
            Jenis produk yang ingin di hasilkan di sini berupa makanan dan minuman. Hal yang menjadi faktor mengapa kami menjadikan usaha yang kami beri nama café goceng aspurie ini sebagai pilihan usaha kami karena belum adanya makanan sejenis ini. Oleh karena itu, di sini kami mencoba memperkenalkan kepada masyarakat usaha yang kami geluti, serta apa saja keunggulan produk yang kami hasilkan nantinya dan apakah dapat memberikan manfaat bagi konsumen yang menjadi sasaran pemasaran kami.
            Kami juga akan melakukan survei untuk melihat apakah produk yang telah kami pasarkan dapat memenuhi permintaan pasar. kami juga harus bisa mengantisipasi kemungkinan terhadap persaingan dari jenis-jenis makanan kecil lainya yang mempunyai prospek sama dengan produk kami. di sinilah kami ingin menonjolkan keungulan-keungulan produk kami yang tidak di miliki produk lainya. Untuk lokasi usaha, kami mengunakan tempat tinggal kami sebagai tempat produksi produk. di jln. markoni gang 6 Rt 22  no 99, sedangkan lokasi usaha kami merencanakan untuk tahap pertama kami akan melakukan penjualan dengan menitipkan produk usaha kami ke toko-toko yang ada di sekitar tempat produksi, juga di warung-warung tradisional di sekolah-sekolah, dan untuk tahap selanjutnya diharapkan produk ini dapat merambah dunia pasar lebih luas lagi misalnya dapat di pasarkan di toko swalayan atau minimarket maupun supermarket bahkan mungkin menjadi usaha yang cukup di perhitungkan di Indonesia.

c.       Rencana Pemasaran
            Pemasaran memainkan peranan penting bagi kesuksesan usaha. Kunci utamanya kita harus memahami kebutuhan atau keinginan pasar (konsumen). Oleh sebab itu, strategi pemasaran harus benar-benar matang dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang menjadi target utama kami. di sini produk yang kami hasilkan sesuai untuk semua kalangan karena keunikan rasanya yang memiliki beberapa tingkatan variant rasa yang di sesuaikan dengan lidah masyarakat indonesia pada umumnya serta dapat mencakup segala usia.
            Pasar yang akan di hadapi adalah pasar yang sedang berkembang sehingga produk yang kami hasilkan akan dengan cepat mendapatkan tempat di kalangan masyarakat. di sini juga konsumen sangat berperan penting sebagai promoter usaha kami melalui promosi mulut kemulut, hal ini di pastikan akan lebih menjanjikan dan dapat meningkatkan pangsa pasar yang ingin di capai. Selain itu kami juga harus memperhatikan hal-hal yang dapat membuat produk kami di sukai di kalangan masyarakat. misalnya dari segi rasa, kemasan, atau ketahanan produk serta harga produk kami. Apakah sesuai dengan target pasar yang ingin kami rambah nantinya? jangan sampai produk yang kami hasilkan malah tidak sesuai dengan harga pasar, kami  juga harus bisa mempertahankan konsumen agar bisa meningkatkan pangsa pasar.

d.        Rencana Operasional
Dalam rencana operasional kami harus memikirkan tentang anggaran, jadi Anggaran yang di gunakan harus realistis bukan fantastis. Keuangan adalah nyawa dan darah dari usaha, oleh karena itu kami harus benar-benar mempersiapkanya secara teliti, matang dan bijaksana, untuk keberhasilan suatu usaha. kami harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan misalnya anggaran yang kami gunakan harus realistis bukan fantastis, anggaran juga harus mencakup dana rill yang di perlukan untuk memulai usaha star up cost dan juga dana untuk operasional sehari-hari, di sini kami ingin mengemasnya menjadi dua macam porsi, porsi pertama mengunakan plastic untuk porsi kecil, dan porsi ke dua mengunakan wadah sejenis tupperware untuk porsi besar.
Untuk memproduksi usaha ini di perlukan sumber daya manusia sebanyak 2 (tiga) orang, dengan 1 (satu) orang bertugas sebagai tenaga distribusi pemasaran, dalam distribusi pemasaran ini juga di tekankan promosi pada konsumen secara langsung, selanjutnya di harapkan promosi dari mulut-kemulut akan membuat café  goceng aspurie ini semakin di minati masyarakat setempat bahkan diharapkan bisa menjadi jajanan khas kota tarakan nantinya.

e.      Manajemen dan Organisasi
Perencanaan manajemen yang baik jika kita mampu menjalankan usaha secara mandiri dengan perencanaan yang matang baik waktu dan tempat merupakan hal yang penting untuk kesuksesan kegiatan usaha. Oleh karena itu di harapkan mahasiswa memiliki jiwa wirausaha yang mandiri serta dapat melihat kelemahan-kelemahan yang ada dalam produk dan bagaimana cara mengatasinya. yang akan mengisi posisi keanggotaan dalam struktur keorganisasian kelompok usaha café goceng aspurie yang terdiri dari Ketua Kelompok sebagai pengagas ide café goceng dan juga yang bertugas sebagai produsen café goceng tersebut, Sekretaris yang bertugas mengurus hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan produksi, serta ikut membantu dalam proses pelaksanaanya, Bendahara yang mengatur anggaran-anggaran yang di butuhkan dan menyiapkan apa saja yang di butuhkan dalam proses pembuatan café goceng aspurie. di sini bendahara juga merangkap sebagai distributor yang akan menjajakan produk yang telah di hasilkan.
Koordinasi akan dilakukan secara rutin kepada pembimbing maupun penyelenggara kegiatan dalam hal ini Universitas Borneo Tarakan terhadap perkembangan yang terjadi nantinya dalam usaha yang kami buat ini.







Rancangan  Jadwal Kegiatan
Usaha Café Goceng Aspurie

No.

Uraian
Bulan ke
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1.
Pembuatan Proposal












2.
Tahapan Persiapan












3.
Realisasi Kegiatan Usaha












4.
Evaluasi & Monitoring












5.
Laporan Usaha














Susunan Pengurus Kelompok Usaha
Café Goceng Aspurie
Pembimbing Kelompok
M Thobroni, M. Pd.
 NIP: 0725087802
Ketua
Sahri bulan. P
NPM: 10.601020.034













Sekretaris
Muspiyah
NPM: 10.601030.039
                                                               
Bendahara
Salmawati
NPM: 10.401020.035






f.       Lokasi Usaha
Letak usaha sedikit banyak menjadi berpengaruh terhadap perkembangan kegiatan usaha. Pada kegiatan usaha ini letak produksi produk Café goceng aspurie di jalan imam bonjol  gang 6 markoni Rt.22 No. 99. Sedangkan untuk tempat penjualan kami mengunakan sistem menitipkan produk yang telah kami hasilkan di warung-warung tradisional yang ada di sekolah-sekolah, dan di toko-toko kecil yang ada di sekitar tempat pembuatan.


g.      Rencana Finansial dan Struktur Permodalan
            Gambaran rancangan anggaran biaya yang diproyeksikan pada kegiatan usaha sebagai berikut.
Perhitungan Finansial Per Bulan
No.
Keterangan
Harga Sat. (Rp)
Vol. Produk/ Bulan
Pemasukan
(Rp)
Pengeluaran
(Rp)
1.
Café Goceng Aspurie


Rp. 5.000.000,-
-
2.
Biaya Operasional
Rp.      3.619.000,-
Lunsum
-
Rp. 2.725.000,-
3.
Honor Anggota
Rp.         500.000,-
3 Orang
-
Rp. 1.500.000,-
SALDO
Rp. 775.000,-


Modal Tetap
No.
Keterangan
Harga Satuan
(Rp.)
Vol.
Jumlah
(Rp.)
1.
Kompor gas
500.000
2
1.000.000,00
2.
Tabung gas 14 Kg
700.000
2
1.400.000,00
3.
Meja panjang+tikar
300.000
3
900.000,00
4.
Alat dapur+makan


3.000.000,00
5.
Belender
450.000
2
900.000,00
6.
Pembakaran roti


1.000.000,00
7.
Sewa tempat per 1 bln


4.000.000,00
Rekapitulasi Modal Tetap
12.200.000,00

Modal Tidak Tetap (Perkiraan Perbulan)
No.
Keterangan
Harga Satuan
(Rp.)
Vol.
Jumlah
(Rp.)
1.
Buah


2.000.000,00
2.
Gula pasir
15.000
10kg
150.000,00
3.
Roti


50.000,00
4.
Minyak goreng
15.000
20 kg
300.000,00
5.
Lombok
65.000
1 kg
65.000,00
6.
Garam
10.000
3 bgks
30.000,00
7.
Sasa
14.000
2 bgks
28.000,00
8.
Tepung
12.000
10 kg
120.000,00
9.
Bawang merah
20.000
2 kg
40.000,00
10.
Bawang putih
18.000
2 kg
36.000,00
11.
Plastic untuk kemasan
15.000
10 bgks
150.000,00
12.
Bumbu-bumbu tela


50.000,00
13.
Bumbu gorengan


50.000,00
17.
Beban Listrik+air
150.000
1 bln
150.000,00
18.
Honor Personil
500.000
3 org
1.500.000,00
19.
Isi ulang tabung gas
200.000
2 tbung
400.000,00
Rekapitulasi Modal Tidak Tetap
    5.119.000,00

Rekapitulasi Modal Tetap Dan Modal Tidak Tetap
No.
Jenis Pengeluaran
Anggaran yang diusulkan
(Rp.)
1.
Modal Tetap
12.200.000,00
2.
Modal Tidak Tetap
3.619.000,00
3.
Honor Personil
1.500.000,00
Total Biaya Yang Dibutuhkan
17.319.000,00
     Terbilang: Tujuh Belas Juta Tiga Ratus Sembilan Belas Ribu Rupiah,-






BAB III
PENUTUP
Kami harapkan dengan adanya proposal ini kami dapat merealisasikan usaha café goceng aspurie ini, kami sangat mengharapkan saran dari semua pihak sebelum bahkan setelah pembuatan proposal pengembangan usaha Café Goreng Aspurie ini Kami buat, Adapun harapan yang kami inginkan agar produk yang kami buat dapat berjalan dengan baik/lancar sehingga dapat berkembang menjadi usaha besar dan dapat diperhitungkan di Indonesia untuk kedepanya, dan untuk para kalangan masyarakat kami mengharapkan bisa menerima produk yang kami tawarkan. Besar harapan Kami untuk pihak-pihak donator dapat membantu Kami sehingga rencana ini dapat terealisasikan, atas perhatian dan bantuannya Kami ucapkan terima kasih.